KUTIPAN PENAKU DISIANG SETELAH BALAP KARUNG.
Sekiranya nanti ada orang-orang yang menyebalkan di sekitarmu, tidak perlu menyalahkan. Toh, itu semua tetap saja bingkisan dari Allah, hanya saja dengan kemasan yang sedikit lucu. Hanya mereka yang membuat hidup kita seimbang. Seandainya orang-orang seperti itu tidak pernah ada, darimana lagi kita akan belajar sabar, belajar ikhlas, belajar menjadi bijak, termasuk belajar bahwa hal-hal istimewa tidak didapatkan dengan cara yang begitu mudah.
Ingatlah, barangkali mereka akan sedikit mengusik keberadaanmu, tapi mereka tidak akan pernah bisa merebut semangatmu.
Seandainya semesta sanggup melarang, boleh jadi ia tidak akan memberikan sedetikpun waktu untuk melihat dan mencari kesalahan orang lain. Kita tidak akan menjadi sampah seketika saat direndahkan, pun disanjung tidak akan membuat kita menjadi rembulan.
Hari ini, buatlah keputusan untuk melihat kebaikan semua orang. Jangan sampai kita justru ikut asyik melihat keburukan orang lain. Kita tidak perlu merendahkan kebaikan orang lain hanya karena kita telah melakukan lebih banyak.
Surga itu banyak jalan untuk memasukinya, ada yang masuk karena suka senyum, ada pula yang masuk karena sedekahnya. Jangan merendahkan kebaikan orang, cukup mulai berbuat baik sebanyak-banyaknya, meski kecil. Karena boleh jadi kebaikan yang kecil itulah yang nantinya diterima dan lebih mulia di sisi Allah.
Banyak sekali orang-orang baik dalam hidup ini, sangat banyak. Kalau suatu hari nanti menemukan di sekelilingmu tidak ada satupun orang baik, pastikan orang baik itu adalah diri kamu sendiri.
Sebab, hidup ini jauh dari persoalan tentang siapa yang terbaik, melainkan tentang siapa yang mau berbuat baik. Tidak untuk hari ini, melainkan untuk esok, lusa, dan seterusnya.
ABI.IONT.001
Salam Jamban